Air terjun selalu menjadi salah satu tontonan alam yang paling menakjubkan, di mana gravitasi bekerja sama dengan air untuk menciptakan air terjun yang sangat indah. Keajaiban alam ini memikat dengan skalanya yang besar dan kekuatannya yang dahsyat, sering kali menjadi titik fokus mitos, cerita, dan petualangan. Di antara ratusan air terjun yang tersebar di seluruh dunia, beberapa air terjun terpilih menonjol bukan hanya karena keindahannya tetapi juga karena ketinggiannya yang luar biasa. Berikut adalah daftar 8 air terjun tertinggi di dunia, masing-masing dengan daya tarik dan sejarahnya yang unik.
1: Air Terjun Angel (3.212 kaki)
Air Terjun Angel di Venezuela menyandang gelar air terjun tertinggi di dunia, dengan ketinggian jatuh tak terputus 2.648 kaki dan tinggi total 3.212 kaki. Terletak di jantung Taman Nasional Canaima, situs Warisan Dunia UNESCO, air terjun luar biasa ini dialiri oleh hujan di puncak gunung Auyán-Tepui. Air terjun ini terjun secara dramatis ke dalam hutan lebat di bawahnya, menciptakan awan kabut yang dapat dilihat dari jarak bermil-mil. Nama aslinya, Kerepakupai Merú, berarti “air terjun dari tempat terdalam.”
Air Terjun Angel diberi nama berdasarkan Jimmy Angel, seorang pilot yang secara tidak sengaja menemukannya pada tahun 1933 saat mencari emas. Ceritanya, pada tahun 1937, pesawat Angel mendarat darurat di atas tepui, sehingga memaksa dia dan teman-temannya untuk menuruni gunung dengan berjalan kaki—perjalanan yang memakan waktu 11 hari. Sejak saat itu, air terjun ini menjadi destinasi wajib bagi para petualang, dengan pengunjung yang sering datang dengan pesawat atau perahu sebelum melakukan perjalanan untuk menyaksikan kemegahannya dari dekat.
2: Air Terjun Tugela (3.110 kaki)
Air Terjun Tugela di Afrika Selatan adalah serangkaian air terjun yang mengalir deras dengan ketinggian total 3.110 kaki, yang terletak di pegunungan Drakensberg di dalam Taman Nasional Royal Natal. Tugela, yang berarti “tiba-tiba” dalam bahasa Zulu, dengan tepat menggambarkan turunnya yang cepat dan dramatis di atas tebing batu pasir di lereng curam Amphitheatre.
Air terjun ini bersifat musiman, alirannya paling deras selama bulan-bulan musim panas yang hujan. Air Terjun Tugela terkenal karena aksesibilitasnya; pendaki dapat mencapai titik pandang di dasar atau puncak melalui jalur yang menawarkan pemandangan panorama. Legenda mengatakan bahwa Amfiteater dulunya merupakan tempat berkumpulnya roh-roh kuno, yang memberkati air terjun dengan energi mistis mereka.
3: Air Terjun Tres Hermanas (2.999 kaki)
Tersembunyi jauh di dalam Amazon Peru di Taman Nasional Otishi, Air Terjun Tres Hermanas, atau “Air Terjun Tiga Bersaudara,” terdiri dari tiga tingkatan berbeda yang mengalir menuruni permukaan batu yang terjal. Air terjun ini dikelilingi oleh hutan hujan yang rimbun, sehingga aksesnya sulit dan keindahannya tetap terjaga.
Lokasi air terjun yang terpencil membuat air terjun ini jarang dikunjungi, sehingga menambah kesan mistisnya. Air terjun ini dinamai berdasarkan tiga segmen yang terlihat, yang menggambarkan tiga saudara kandung yang berdiri bersama. Menurut cerita dari suku setempat, air terjun ini adalah penjaga hutan yang sakral, yang dipercaya membawa kemakmuran bagi tanah dan penduduknya.
4: Air Terjun Olo’upena (2.953 kaki)
Terletak di tebing terjal Molokai, Hawaii, Air Terjun Olo’upena merupakan air terjun tertinggi keempat di dunia. Air terjun ini jatuh setinggi 2.953 kaki dalam aliran air tipis dan berkabut, hampir tidak terlihat di balik latar belakang tebing pulau yang hijau subur. Lokasinya yang terpencil membuatnya hanya dapat diakses melalui udara atau laut, menambah pesonanya yang sulit dipahami.
Air terjun ini berasal dari hujan musiman, dan selama musim kemarau, air terjun ini hampir menghilang. Cerita rakyat Hawaii mengaitkan terciptanya air terjun ini dengan air mata seorang dewi yang patah hati, yang berduka atas kehilangan kekasihnya. Saat ini, air terjun ini melambangkan kemurnian dan ketenangan alam pulau ini.
5: Air Terjun Yumbilla (2.940 kaki)
Tersembunyi di Andes Amazon Peru, Air Terjun Yumbilla adalah permata tersembunyi yang jatuh setinggi 2.940 kaki melalui hutan lebat. Air terjun ini relatif baru dalam sorotan global, ditemukan oleh penjelajah di awal abad ke-21. Strukturnya yang bertingkat menambah kemegahan visualnya.
Nama Air Terjun Yumbilla berasal dari mitos setempat tentang roh pelindung yang tinggal di airnya. Penduduk setempat menganggap air terjun ini sebagai tempat penyembuhan dan pembaruan spiritual. Meskipun ukurannya besar, Yumbilla tidak terlalu ramai dibandingkan air terjun lainnya, sehingga pengunjung dapat menikmati ketenangan alam.
6: Vinnufossen (2.822 kaki)
Vinnufossen di Norwegia adalah air terjun tertinggi di Eropa, yang jatuh setinggi 2.822 kaki dari gunung Vinnufjellet. Dialiri oleh gletser Vinnubreen, air terjun ini mengalir melalui beberapa tingkatan sebelum menyatu dengan sungai di bawahnya.
Bentang alam di sekitarnya berupa lembah hijau dan puncak-puncak yang terjal merupakan ciri khas Norwegia. Penduduk setempat sering menceritakan kisah tentang troll yang konon menghuni gua-gua di balik air terjun, yang menambah dimensi mistis pada daya tariknya.
7: Balåifossen (2.788 kaki)
Keajaiban Norwegia lainnya, Balåifossen, jatuh setinggi 2.788 kaki dengan cara yang dramatis. Lokasinya yang terpencil memastikan air terjun ini tetap tak tersentuh, terletak di alam liar Hordaland County yang masih asli. Pencairan salju musiman menyuburkan air terjun ini, membuatnya paling mengesankan di musim semi.
Menurut cerita rakyat setempat, Balåifossen tercipta dari ratapan sedih seorang raksasa karena kehilangan rumahnya. Cerita ini menambah kedalaman emosi pada keajaiban alam ini.
8: Air Terjun Pu’uka’oku (2.756 kaki)
Di pulau Hawaii Molokai, Air Terjun Pu’uka’oku mengalir deras setinggi 2.756 kaki menuruni tebing laut yang curam di pulau itu. Seperti tetangganya Olo’upena, air terjun ini terpencil dan paling baik dinikmati dari udara. Alirannya tampak hampir seperti air terjun halus, menyatu mulus dengan tebing di sekitarnya.
Legenda setempat menceritakan tentang seorang dewa yang menciptakan air terjun untuk menyediakan air bagi rakyatnya, memastikan kelangsungan hidup mereka selama musim kemarau. Kini, air terjun tersebut tetap menjadi pengingat akan kekayaan warisan budaya Hawaii.